16/05/11

VIRUS

A.    Pengertian Virus



" A program that can infect other  programs by modifying them to  include 
a slighty altered copy of itself.A virus  can spread throughout a computer 
system or network using the authorization   of every   user using it to 
infect their programs. Every  programs that gets infected can also act as 
a virus that infection grows “ 
( Fred Cohen )
 
Pertama kali istilah “virus” digunakan oleh Fred Cohen pada tahun 1984 di 
Amerika Serikat. Virus komputer dinamakan “Virus” karena memiliki beberapa 
persamaan mendasar dengan virus pada istilah kedokteran(biological viruses).
 
Virus komputer bisa diartikan sebagai suatu program komputer biasa.Tetapi 
memiliki perbedaan yang mendasar dengan   program-program   lainnya,yaitu 
virus   dibuat   untuk  menulari  program-program  lainnya,     mengubah, 
memanipulasinya bahkan sampai merusaknya. Ada yang perlu  dicatat  disini, 
virus hanya akan menulari apabila program pemicu atau program  yang telah   
terinfeksi tadi dieksekusi, disinilah perbedaannya dengan "worm". Tulisan 
ini tidak akan bahas worm karena  nanti  akan   mengalihkan   kita   dari 
pembahasan mengenai virus ini.
 
 
 
B. KRITERIA VIRUS
 
Suatu program yang disebut virus baru dapat dikatakan adalah benar  benar 
virus apabila minimal memiliki 5 kriteria :
 
   1.         Kemampuan suatu virus untuk mendapatkan informasi
   2.         Kemampuannya untuk memeriksa suatu program
   3.         Kemampuannya untuk menggandakan diri dan menularkan
   4.         Kemampuannya melakukan manipulasi 
   5.         Kemampuannya untuk menyembunyikan diri.
 
Sekarang akan coba dijelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dari tiap
-tiap kemampuan itu dan mengapa ini sangat diperlukan.
 
1.Kemampuan untuk mendapatkan informasi
 
Pada umumnya suatu virus memerlukan daftar nama-nama file yang ada dalam 
suatu directory, untuk apa? agar dia dapat mengenali program program apa 
saja yang akan dia tulari,semisal virus makro yang akan menginfeksi semua 
file berekstensi *.doc setelah virus itu menemukannya, disinilah kemampuan 
mengumpulkan informasi itu diperlukan agar virus dapat membuat daftar/
data semua file, terus memilahnya dengan mencari file-file yang bisa 
ditulari.Biasanya data ini tercipta saat program yang tertular/terinfeksi 
atau bahkan program virus ini dieksekusi. Sang virus akan segera melakukan 
pengumpulan data dan menaruhnya di RAM (biasanya :P ) , sehingga apabila 
komputer dimatikan semua data hilang tetapi akan tercipta setiap program 
bervirus dijalankan dan biasanya dibuat sebagai hidden file oleh virus .
 
2.Kemampuan memeriksa suat program
 
Suatu virus juga harus bias untuk  memeriksa  suatu  program  yang akan 
ditulari, misalnya ia bertugas menulari program berekstensi *.doc, dia 
harus memeriksa apakah file dokumen ini telah terinfeksi ataupun belum, 
karena jika sudah maka dia akan percuma menularinya 2  kali. Ini sangat 
berguna untuk meningkatkan kemampuan  suatu virus dalam hal  kecepatan 
menginfeksi suatu file/program.Yang  umum dilakukan oleh virus  adalah 
memiliki/ memberi   tanda  pada  file/program  yang  telah   terinfeksi 
sehingga  mudah untuk dikenali  oleh  virus tersebut . Contoh penandaan 
adalah misalnya memberikan suatu byte  yang    unik  disetiap file yang 
telah terinfeksi.
 
3.Kemampuan untuk menggandakan diri
 
Kalo ini emang virus "bang-get", maksudnya tanpa ini tak adalah virus. 
Inti dari  virus adalah kemampuan mengandakan diri dengan cara menulari 
program lainnya. Suatu virus apabila telah menemukan calon   korbannya 
(baik file atau program) maka ia akan mengenalinya dengan memeriksanya, 
jika belum terinfeksi maka sang virus akan memulai aksinya untuk menulari 
dengan cara menuliskan byte pengenal pada program/   file tersebut,dan 
seterusnya mengcopikan/menulis kode objek virus diatas file/program 
yang diinfeksi.   Beberapa cara umum yang dilakukan oleh virus untuk 
menulari/ menggandakan dirinya adalah:
 
a.File/Program yang akan ditulari dihapus atau diubah namanya. kemudian 
diciptakan suatu file menggunakan nama itu dengan menggunakan virus 
tersebut (maksudnya virus mengganti namanya dengan nama file yang dihapus)
b.Program virus yang sudah di   eksekusi/load ke memori  akan langsung 
menulari file-file lain dengan cara menumpangi seluruh file/program 
yang ada.
 
4.Kemampuan mengadakan manipulasi
 
Rutin (routine) yang dimiliki suatu virus akan  dijalankan setelah virus 
menulari   suatu file/program. isi dari suatu rutin ini dapat  beragam 
mulai dari yang teringan  sampai pengrusakan. rutin ini umumnya digunakan  
untuk memanipulasi program ataupun mempopulerkan pembuatnya!  Rutin ini 
memanfaatkan kemampuan dari  suatu  sistem operasi (Operating System) , 
sehingga  memiliki   kemampuan   yang sama dengan  yang dimiliki sistem 
operasi. misal: 
 
a.Membuat gambar atau pesan pada monitor
b.Mengganti/mengubah ubah label dari tiap file,direktori,atau label dari 
  drive di pc
c.Memanipulasi program/file yang ditulari
d.Merusak program/file
e.Mengacaukan kerja printer , dsb
 
5.Kemampuan Menyembunyikan diri
 
Kemampuan Menyembunyikan diri ini harus dimiliki oleh suatu virus agar semua 
pekerjaan baik dari awal sampai berhasilnya penularan dapat terlaksana.
langkah langkah yang biasa dilakukan adalah:
 
-Program asli/virus disimpan dalam bentuk kode mesin dan digabung dengan  
 program lain yang dianggap berguna oleh pemakai.
-Program virus diletakkan pada Boot Record  atau   track yang jarang 
 diperhatikan oleh komputer itu sendiri
-Program virus dibuat sependek mungkin, dan hasil file yang diinfeksi tidak 
 berubah  ukurannya
-Virus tidak mengubah keterangan waktu suatu file
-dll
 

C. SIKLUS HIDUP VIRUS
 
Siklus hidup virus secara umum, melalui 4 tahap:
 
o Dormant phase ( Fase Istirahat/Tidur )
Pada fase ini virus tidaklah aktif. Virus akan diaktifkan oleh suatu kondisi 
tertentu, semisal:tanggal yang ditentukan,kehadiran program lain/dieksekusinya 
program lain, dsb. Tidak semua virus melalui fase ini
 
o Propagation phase ( Fase Penyebaran )
Pada fase ini virus akan mengkopikan dirinya kepada suatu program atau 
ke suatu tempat dari media storage (baik hardisk, ram dsb). Setiap 
program yang terinfeksi akan menjadi hasil “klonning” virus tersebut 
(tergantung cara virus tersebut menginfeksinya)
 
o Trigerring phase ( Fase Aktif )
Di fase ini virus tersebut akan aktif dan hal ini juga di picu oleh beberapa 
kondisi seperti pada Dormant phase 
 
o Execution phase ( Fase Eksekusi )
Pada Fase inilah virus yang telah aktif tadi akan melakukan fungsinya. 
Seperti menghapus file, menampilkan pesan-pesan, dsb
 


D. JENIS – JENIS VIRUS
 
Untuk lebih mempertajam pengetahuan kita tentang virus, Aku akan coba  
memberikan penjelasan tentang jenis-jenis virus yang sering berkeliaran 
di dunia cyber.
 
1.Virus Makro
               Jenis Virus ini pasti sudah sangat sering kita dengar.Virus ini ditulis 
dengan bahasa pemrograman dari suatu aplikasi bukan dengan bahasa 
pemrograman dari suatu Operating System. Virus ini dapat berjalan apabila 
aplikasi pembentuknya dapat berjalan dengan baik, maksudnya jika pada 
komputer mac dapat menjalankan aplikasi word maka virus ini bekerja pada 
komputer bersistem operasi Mac.
contoh virus:
 
-variant W97M, misal W97M.Panther 
 panjang 1234 bytes,
 akanmenginfeksi NORMAL.DOT dan menginfeksi dokumen apabila dibuka.
-WM.Twno.A;TW 
 panjang 41984 bytes, 
 akan menginfeksi Dokumen Ms.Word yang menggunakan bahasa makro, biasanya 
 berekstensi *.DOT dan *.DOC
-dll
 
2.Virus Boot Sector
               Virus Boot sector ini sudah umum sekali menyebar.Virus ini dalam menggandakan 
dirinya akan memindahkan atau menggantikan boot sector asli dengan program 
booting virus. Sehingga saat terjadi booting maka virus akan di load kememori 
dan selanjutnya virus akan mempunyai kemampuan mengendalikan hardware standar
(ex::monitor, printer dsb)  dan dari memori ini pula virus akan menyebar 
eseluruh drive yang ada dan terhubung kekomputer (ex: floopy, drive lain 
selain drive c).
contoh virus :
 
-varian virus wyx 
 ex: wyx.C(B) menginfeksi boot record dan floopy ; 
 panjang :520 bytes;   
 karakteristik :   memory resident dan terenkripsi)
-varian V-sign : 
 menginfeksi : Master boot record ;  
 panjang 520 bytes; 
 karakteristik: menetap di memori (memory resident),terenkripsi, dan polymorphic)
-Stoned.june   4th/ bloody!:    
 menginfeksi :  Master boot  record dan floopy; 
 panjang  520 bytes;    
 karakteristik: menetap di memori (memory resident), terenkripsi dan menampilkan 
 pesan"Bloody!june 4th 1989" setelah komputer melakukan booting sebanyak 128 kali
 
3.Stealth Virus 
               Virus ini akan menguasai tabel tabel interupt pada DOS yang sering kita kenal  
dengan "Interrupt interceptor"  .   virus ini berkemampuan untuk mengendalikan 
instruksi instruksi level DOS dan  biasanya mereka tersembunyi sesuai namanya 
baik secara penuh ataupun ukurannya .
contoh virus:
-Yankee.XPEH.4928,    
 menginfeksi file *.COM dan *.EXE ;    
 panjang 4298 bytes; 
 karakteristik: menetap di memori, ukurantersembunyi, memiliki pemicu
-WXYC (yang termasuk kategori boot record pun  karena  masuk kategri stealth 
 dimasukkan pula disini),   menginfeksi floopy an motherboot record;   
 panjang 520 bytes;
 menetap di memori; ukuran dan virus tersembunyi.
-Vmem(s): 
 menginfeksi file file *.EXE, *.SYS, dan *.COM ;  
 panjang fie 3275 bytes; 
 karakteristik:menetap di memori, ukuran tersembunyi, di enkripsi.
-dll
 
4.Polymorphic Virus
               Virus ini Dirancang buat mengecoh  program antivirus,artinya virus ini selalu 
berusaha agar tidak dikenali oleh antivirus dengan cara selalu merubah rubah 
strukturnya setiap kali selesai menginfeksi file/program lain.
 
contoh virus:
 
-Necropolis A/B,   
 menginfeksi file *.EXE dan *.COM;  
 panjang  file 1963  bytes; 
 karakteristik: menetap di memori, ukuran dan virus tesembunyi,terenkripsi dan 
 dapat berubah ubah struktur
-Nightfall,   
 menginfeksi file *.EXE;   
 panjang file 4554 bytes;  
 karakteristik : menetap di memori, ukuran dan virus tesembunyi,memiliki pemicu, 
 terenkripsidan dapat berubah-ubah struktur
-dll
 
 
5.Virus File/Program   
               Virus ini menginfeksi file file yang dapat dieksekusi langsung dari sistem operasi, baik itu file application (*.EXE), maupun *.COm biasanya juga hasil infeksi 
dari virus ini dapat diketahui dengan berubahnya ukuran file yang diserangnya.
 
 
6.Multi Partition Virus
               Virus ini merupakan gabungan dariVirus Boot sector dan Virus file: artinya
pekerjaan yang dilakukan berakibat dua, yaitu dia dapat menginfeksi file-
file *.EXE dan juga menginfeksi Boot Sector.
 

E. BEBERAPA CARA PENYEBARAN VIRUS
 
Virus layaknya virus biologi harus memiliki media untuk dapat menyebar,virus 
computer dapat menyebar keberbagai komputer/mesin lainnya juga melalui berbagai 
cara, diantaranya:
 
1.Disket, media storage R/W 
Media penyimpanan eksternal dapat menjadi sasaran empuk bagi virus untuk 
dijadikan media. Baik sebagai tempat menetap ataupun sebagai media penyebarannya. 
Media yang bias melakukan operasi R/W (read dan Write) sangat memungkinkan untuk 
ditumpangi virus dan dijadikan sebagai media penyebaran.
 
2.Jaringan ( LAN, WAN,dsb)
Hubungan antara beberapa computer secara langsung sangat memungkinkan suatu 
virus ikut berpindah saat terjadi pertukaran/pengeksekusian file/program 
yang mengandung virus.
 
3.WWW (internet)
Sangat mungkin suatu situs sengaja di tanamkan suatu ‘virus’ yang akan 
menginfeksi komputer-komputer yang mengaksesnya.
 
4.Software yang Freeware, Shareware atau bahkan Bajakan
Banyak sekali virus yang sengaja di tanamkan dalam suatu program yang di 
sebarluaskan baik secara gratis, atau trial version yang tentunya sudah 
tertanam virus didalamnya.
 
5.Attachment pada Email, transferring file
Hampir semua jenis penyebaran virus akhir-akhir ini menggunakan email attachment 
dikarenakan semua pemakai jasa internet pastilah menggunakan email untuk 
berkomunikasi, file-file ini sengaja dibuat mencolok/menarik perhatian, bahkan 
seringkali memiliki ekstensi ganda pada penamaan filenya.
 

F. PENANGULANGANNYA
 
1.Langkah-Langkah untuk Pencegahan
 
Untuk pencegahan anda dapat melakukan beberapa langkah-langkah berikut :
Ø  Gunakan Antivirus yang anda percayai dengan updatean terbaru, tdak perduli appun merknya asalkan selalu di update, dan nyalakan Auto protect
Ø  Selalu men-scan semua media penyimpanan eksternal yang akan di gunakan, mungkin hal ini agak merepotkan tetapi jika Autoprotect anti virus anda bekerja maka prosedur ini dapat dilewatkan.

Ø  Jika Anda terhubung langsung ke Internet cobalah untuk mengkombinasikan Antivirus anda dengan Firewall, Anti spamming, dsb

 
2.Langkah-Lagkah Apabila telah Terinfeksi
 
Ø  Deteksi dan tentukan dimanakah kira-kira sumber virus tersebut apakah disket, jaringan, email dsb, jika anda terhubung ke jaringan maka ada baiknya anda mengisolasi computer anda dulu (baik dengan melepas kabel atau mendisable dari control panel)
Ø  Identifikasi dan klasifikasikan jenis virus apa yang menyerang pc anda,dengan cara:
-          Gejala yang timbul, misal : pesan, file yang corrupt atau hilang dsb
-          Scan dengan antivirus anda, jika anda terkena saat Autoprotect berjalan berarti vius definition di computer anda tidak memiliki data virus ini, 
-          cobalah update secara manual atau mendownload virus definitionnya untuk anda install. Jika virus tersebut memblok usaha anda untuk mengupdatenya maka ,upayakan untuk menggunakan media lain (komputer) dengan antivirus updatetan terbaru
-          Bersihkan, setelah anda berhasil mendeteksi dan mengenalinya maka usahakan segera untuk mencari removal atau cara-cara untuk memusnahkannya di situs
-          situs yang memberikan informasi perkembangan virus. Hal ini jika antivirus update-an terbaru anda tidak berhasil memusnahkannya.
-     Langkah terburuk, jika semua hal diatas tidak berhasil adalah memformat ulang komputer anda .

KEPEMIMPINAN


PENGANTAR
Kepemimpinan dalam dewasa ini menjadi isu penting, actual dan menarik dimana-mana. Di dalam masa perubahan dan ketidakpastian akibat dari era globalisasi dan informasi terdapat suatu kebutuhan yang jelas akan pemimpin di puncak, sementara harapan yang terus meningkat dari rakyat yang bekerja menciptakan kebutuhan akan kepemimpinan pada setiap tingkat organisasi atau lembaga.


PENGERTIAN KEPEMIMPINAN

Pengertian Kepemimpinan menurut Morcel Beding, lebih sekedar pada atribut pribadi, suatu sifat kepribadian dan watak umum yang dapat dibiaskan ke dalam spectrum sifat-sifat kepemimpinan. Ia juga merupakan suatu peranan yang ditentukan oleh harapan-harapan kelompok, lembaga atau organisasi.
Kepemimpinan kadangkala diartikan sebagai pelaksanaan otoritas dan pembuatan keputusan. Ada juga yang mengartikan suatu inisiatif untuk bertindak yang menghasilkan suatu pola yang konsisten dalam rangka mencari jalan pemecahan dari suatu persoalan bersama.
George R.Terry merumuskan bahwa Leadership is the relationship in which one person or the leader influences others to work together willingly on related tasks to attain that which the leader desires. Dari definisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan adalah aktivitas untuk mempengaruhi orang-orang supaya diarahkan untuk mencapai tujuan organisasi. Hubungan antara pemimpin dan mereka yang dipimpin bukanlah hubungan satu arah,tetapi harus ada antar hubungan ( interaction ).
Jadi, dapat ditarik kesimpulan bahwasanya fungsi dari pemimpin adalah mengarahkan, membina, mengatur, menunjukkan terhadap orang-orang yang dipimpin agar orang-orang yang dipimpin itu senang, sehaluan serta terbina dan mengikuti kehendak dan tujuan dari pemimpin itu sendiri.



Tipe-tipe  kepemimpinan

Tipe-tipe  kepemimpinan yang ada saat ini, yaitu:


A. Tipe instruktif,
tipe ini ditandai dengan adanya komunikasi satu arah. Pemimpin membatasi peran bawahan dan menunjukkan kepada bawahan apa, kapan, di mana, bagaimana sesuatu tugas harus dilaksanakan. Pemecahan masalah dan pengambilan keputusan semata-mata menjadi wewenang pemimpin, yang kemudian diumumkan kepada para bawahan. Pelaksanaan pekerjaan diawasi secara ketat oleh pemimpin.
Ciri-cirinya ;
  • Pemimpin memberikan pengarahan tinggi dan rendah dukungan.
  • Pemimpin memberikan batasan peranan bawahan.
  • Pemimpin memberitahukan bawahan tentang apa, bilamana, dimana, dan bagaimana bawahan melaksanakan tugasnya.
  • Inisiatif pemecahan masalah dan pengambilan keputusan semata-mata dilakuakn oleh pemimpin.
  • Pemecahan masalah dan pengambilan keputusan diumumkan oleh pemimpin, dan pelaksanaannya diawasi secara ketat oleh pemimpin


B. Tipe konsultatif,

Kepemimpinan tipe ini masih memberikan instruksi yang cukup besar serta penetapan keputusan-keputusan dilakukan oleh pemimpin. Bedanya adalah bahwa tipe konsultatif ini menggunakan komunikasi dua arah dan memberikan suportif terhadap bawahan mendengar keluhan dan perasaan bawahan tentang keputusan yang diambil. Sementara bantuan ditingkatkan, pengawasan atas pelaksanaan keputusan tetap pada pemimpin.
Ciri-cirinya :
  •  Pemimpin memberikan baik pengarahan maupun dukungan tinggi.
  •  Pemimpin mengadakan komunikasi dua arah dan berusaha mendengarkan perasaan, gagasan, dan saran bawahan.
  •  Pengawasan dan pengambilan keputusan tetap pada pemimpin.

C. Tipe partisipatif,

Sebab kontrol atas pemecahan masalah dan pengambilan keputusan seimbang antara pemimpin dan bawahan, pemimpin dan bawahan sama-sama terlibat dalam pemecahan masalah dan pengambilan keputusan. Komunikasi dua arah makin bertambah frekuensinya, pemimpin makin mendengarkan secara intensif terhadap bawahannya. Keikutsertaan bawahan untuk memecahkan masalah dan mengambil keputusan makin banyak, sebab pemimpin berpendapat bahwa bawahan telah memiliki kecakapan dan pengetahuan yang cukup luas untuk menyelesaikan tugas


TEORI – TEORI KEPEMIMPINAN

TEORI KEPEMIMPINAN (1)
Great-manTheory:
Setiap jaman memiliki pemimpin besar. Perubahan sosial terjadi karena para pemimpin besar memulai & memimpin perubahan & menghalangi orang lain yang berusaha membawa masyarakat kearah yang berlawanan (James, 1980)

TEORI KEPEMIMPINAN (2)
Trait Theory:
Pemimpin memiliki ciri-ciri kepribadian & karaktek yang berbeda dengan orang kebanyakan
Contoh: kemampuan adaptasi terhadap situasi, kepekaan sosial, ambisius, asertif, kooperatif, decisive, dapat diandalkan, keinginan untuk mendominasi, energik, percaya diri, resistance terhadap stres & maumengemban tanggung jawab

TEORI KEPEMIMPINAN (3)
Situational Theory:
Kepemimpian dipengaruhi oleh situasi dimana faktor-faktor tertentu dari situasi menentukan ciri-ciripemimpin yang sesuai untuk situasi tersebut
Munculnya pemimpin dalam suatu organisasi tergantung pada aspek karakteristik birokrasi, organisasi informal, karakteristik hubungan antara atasan bawahan, rancangan tugas yang memungkinkan individu mencapai aktualisasi diri dan aspek kesesuaian antara sasaran organisasi dengan sasaran individual para anggotanya (Bennis, 1981)

TEORI KEPEMIMPINAN (4)
Personal Situational Theory:
Situasi tidak memadai untuk memunculkan pemimpin, pemimpin perlu bantuan(rekayasa) untuk dapat muncul. Kepemimpinan dihasilkan oleh ciri kepribadian pemimpin, karakteristik kelompok dan anggotanya dan kejadian yang dihadapi pada saat itu (Case, 1993)

TEORI KEPEMIMPINAN (5)
Karakteristik Pemimpin (Field-Dynamic Law -Brown, 1936):
Diakui sebagai anggota kelompok
Memiliki hubungan interpersonal yang kuat
Beradaptasi dengan struktur hubungan yang sudah ada
Memahami ke arah aman struktur akan berubah
Sadar bahwa makin kuat kepemimpinan maka makin tidak bebas si pemimpin itu sendiri

TEORI KEPEMIMPINAN (6)
Psikoanalysis Approach:
Perilaku kepemimpinan dengan mempelajari kanak-kanak serta masa pertumbuhan pemimpin dalam keluarganya
Figur ayah sebagai sumber imajinasi gaya kepemimpinan karena figur ayah merupakan sumber rasa kasih sayang sekaligus rasa takut, perwujudan super ego & sebagai saluran emosional bagi rasa  frustasi dari para pengikutnya (Freud et all)

TEORI KEPEMIMPINAN (7)
Psikoanalysis Approach:
Pemimpin kharismatik muncul karena disamping kebesaran mereka pada saat yang tepat orang-orang di sekelilingnya sedang membutuhkan pertolongan dan atau tempat bergantung (Kets de Vries, 1980)
Hubungan pemimpin pengikut seperti anggota keluarga (ex: Mafia)

TEORI KEPEMIMPINAN (8)
Political Approach:
Teori politik secara implisit maupun eksplisit telah menjelaskan ciri dan persyaratan pemimpin yang diinginkan
Humanistic Approach:
Pronsip demokrasi dan kebebasan individu
Teori X & Teori Y (Mc. Gregor), dll

TEORI KEPEMIMPINAN (9)
Path Goal Theory:
Pemimpin akan berhasil apabila ia mampu menunjukkan kepada bawahannya apa yang akan diperoleh sebagai reward dan juga jalur perilaku (path) yang harus dilakukan bawahan untuk memperoleh reward tersebut (Jones, Evans, 1970)

TEORI KEPEMIMPINAN (9)
Contingency Theory:
Efektivitas pimpinan yang berorientasi pada tugas (task oriented) atau berorientasi pada relasi (relation oriented) akan bergantung pada corak tuntutan situasi (Fiedler)
Corak tuntutan situasi ditentukan oleh baik atau tidaknya hubungan pimpinan-bawahan, kompleksitas & kejelasan struktur tugas serta mudah-sulitnya tugas tersebut dilaksanakan

TEORI KEPEMIMPINAN (10)
Leader Role Theory:
Karakteristik individu & tuntutan situasi menyebabkan pimpinan dengan corak tertentu akan muncul
Pemimpin bertindak & berperilaku terhadap apa yang diharapkan dari pimpinan dan bagaimana persepsi pimpinan tentang peran yang harus dijalankan